Laporan Prakerin BAB 2


BAB II
PROFIL PERUSAHAAN PT. PHAPROS, Tbk


2.1 Sejarah PT. Phapros, Tbk Semarang
Data tanah dan bangunan PT. PHAPROS, Tbk Semarang :
Alamat                             : Jl. Simongan 131 Semarang
Kab / Kotamadya             : Semarang
Kecamatan                       : Semarang Barat
Kelurahan                         : Bongsari
Keterangan                       : Milik Swasta
Berlaku s/d                       :  -
Luas Tanah                       : - M²                          
Luas Bangunan                : - M²
Tampak Depan                                           Tampak Samping                   
           




           Gambar  2.1 Gedung Produksi                                    Gambar 2.2 Gedung Kantor

PT. Phapros, Tbk Semarang sebagai salah satu perusahaan farmasi terkemuka  yang telah melayani masyarakat dengan memproduksi obat-obatan bermutu. Cikal bakal salah satu perusahaan farmasi yang bertempat di jalan Simongan no. 131 Semarang ini adalah NV Pharmauceutical Processing Industri disingkat menjadi Phapros yang didirikan pada 21 juni 1954 sebagai bagian dari pengembangan usaha Oei Tiong Ham Concern (OTHC), konglomerat pertama Indonesia yang menguasai bisnis gula dan agro industri.
Pada awal pendiriannya, OTHC menguasai 96% saham Phapros. Kemudian dalam perkembangannya hingga awal 1970, kepemilikan saham mengalami perubahan sehingga saham mayoritas Phapros berada di tangan publik, terutama kalangan dokter, apoteker, dan profesional lainnya di bidang kesehatan yang berjumlah 204 orang. Pada awal tahun 1970-an itu, PT RNI hanya menguasai sisa saham Phapros sebesar 36%.
Pada 1959, pengelolaan managerial NV Phapros di serahkan kepada NV Imaco, sebuah perusahaan jasa managemen. Selanjutnya pada tahun 1961, ketika seluruh kekayaan OTHC diambilalih Pemerintah dan di ubah bentuk menjadi PT Perusahaan Perkembangan Ekonomi Nasional (PPEN) Rajawali Nusantara Indonesia- sekarang menjadi PT Rajawali Nusantara Indonesia (RNI) –Phapros ikut mengalami nasionalisasi.
Tonggak penting lain perjalanan usaha Phapros terjadi pada 1978 ketika RNI mengalihkan fungsi pemasaran dan distribusi dari Phapros ke PT Rajawali Nusindo yang sebelumnya hanya menangani distribusi. Kemudian pada 1984, ketika dilakukan right issue sehingga dengan pre-emptive right yang di milikinya, RNI berhasil meningkatkan kepemilikan saham di Phapros menjadi 51%. Pada tahun 1997, RNI mengembalikan fungsi pemasaran kepada Phapros dan menjadikan PT Rajawali Nusindo hanya sebagai distributor tunggal produk Phapros.
Managemen Phapros yakin bahwa kunci keberhasilan untuk memenagkan persaingan di era globalisasi adalah jaringan bisnis yang kuat, struktur bisnis yang kokoh, dan produk dan jasa yang inovatif. Guna memperkuat jaringan dan struktur bisnis, Perusahaan mempererat kerja sama dengan Rajawali Nusindo yang sebagai distributor, terus memperluas jaringan distribusi dan melakukan upaya intregasi ke hilir guna memperluas outlet. Selain itu, Phapros juga terus berupaya menjalin aliansi strategis dengan mitra internasional pemilik merek dan teknologi.
Kunci keberhasilan lain untuk memenangkan persaingan bisnis yang semakin terbuka dan ketat adalah inovasi yang memberikan diverensiasi produk dan jasa. Untuk melakukan fondasi bisnis yang kuat, managemen berupaya menerapkan Tata Kelola Perusahaan yang baik. Upaya lain yang tak kalah penting, managemen akan terus berupaya membangun kompetensi personel yang profesional melalui program pengembangan sumber daya manusia yang terarah, sehingga mampu membawa phapros memasuki era perdagangan bebas sebagai perusahaan farmasi terkemuka di kawasan Asean.    

2.2 Bidang Usaha
PT. Phapros Tbk merupakan perusahaan yang bergerak di bidang manufaktur obat-obatan dan sampai saat ini PT. Phapros Tbk. telah memproduksi kurang lebih 250 macam produk. Produk - produk yang dihasilkan meliputi produk inovasi sendiri yang dijual bebas, obat generik berlogo, produk PKD (Peningkatan Kesehatan Daerah) dan produk Agromed (Agro Medicine) , selain itu juga memproduksi obat lisensi dari luar negeri seperti Boehringer Mannheim GmBHm Jerman, American   Product USA, Lederle Laboratories Division, Lekk Ljubljana Slovenia, F. Trenka Austria, dan Schwabe Jerman.
Beberapa obat yang telah terkenal di masyarakat dan menjadi produk unggulan adalah Antimo, Bio ATP, Becefort, Supralivron, Livron B-Plex, dll sedangkan produk Agromed yaitu produk obat – obatan yang memanfaatkan tanaman obat adalah Tensigard, Ocugard, Fitogen, X-gra dan masih banyak lagi.


Gambar 2.3 Produk Antimo                    Gambar 2.4 Produk X-Gra    







2.3 Visi dan Misi PT. Phapros, Tbk
Visi :
Menjadi perusahaan farmasi lima besar yang terkemuka di Indonesia.
Misi :
1.    Menyediakan produk kesehatan yang terbaik untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
2.    Memberikan pelyanan informasi kesehatan yang terkait dengan produk-produk yang dihasilkan perusahaan.
3.    Mengmbangkan bisnis Perushaan untuk memenuhi keinginan pihak-pihak terkait (stakeholders)

2.4 Kunci Utama Kesuksesan Perusahaan
PT. Phapros, Tbk Semarang telah menguasai semua kunci sukses sebagai perusahaan farmasi terkemuka:
a.    Sumber daya manusia berkualitas dan berdedikasi.
b.    Portofolio produk yang kuat.
c.    Kondisi keuangan yang solid.
d.   Kemampuan untuk mengembangkan dan memasarkan obat baru.
e.    Budaya perusahaan yang dinamis.

2.5 Filosofi Logo Phapros
                              

      
Gambar 2.5 Logo Lama               Gambar 2.6 Logo Baru

Logo baru yang dinamis yang diluncurkan pada 21 Juni 2004, akan mengantarkan Phapros menuju masa depan yang lebih cerah. Logo baru ini menegaskan falsafah bisnis yang telah membuat perusahaan berkembang dari sebuah pabrik farmasi kecil menjadi salah satu perusahaan nasional terkemuka:
a)    Tiga lingkaran mewakili tiga stakeholders utama Perusahaan: Pelanggan, Pemegang saham, dan Karyawan. Penggambaran tiga lingkaran ini melambangkan betapa Phapros didukung oleh tiga stakeholders tersebut dan keberadaaan Perusahaan adalah untuk meningkatkan nilai ketiganya, guna melaju bersama menyongsong masa depan. Selain itu, ketiga lingkaran yang melayang juga melambangkan benih ide baru, dan bayangan yang ada melambangkan landasan yang kokoh. Kedekatan jarak antarlingkaran melambangkan nilai-nilai kekeluargaan yang menunjukkan karakter kuat yang dimiliki insan Phapros, sejak awal berdirinya sampai jauh ke depan.
b)   Warna biru melambangkan inovasi, pertumbuhan, kesungguhan dan kearifan. Gradasi warna merah kuning melambangkan keberanian dan kedinamisan organisasi Perusahaan.
c)    Penggunaan tipografi yang sederhana melambangkan kejujuran tanpa meninggalkan citra Perusahaan yang kokoh. Bentuk tulisan miring dan huruf kecil melambangkan organisasi yang modern dan dinamis, yang terus bergerak maju dengan pikiran terbuka, tanpa melupakan harmoni dan keseimbangan. Gabungan antara tipografi dan lingkaran solid pada huruf “o” melambangkan kesatuan yang erat dalam organisasi.













2.6 Struktur Organisasi PT. Phapros, Tbk Semarang
Gambar 1.8 Struktur Organisasi Direktorat Produksi PT.Phapros Tbk

0 komentar: